Thursday, December 15, 2022

Hari Kesedihan

 Oleh : Muhammad Asrul Maulana


Hari kesedihan tiba 
lagi Membawa air mata dan perih 
Membuka luka yang tak terobati 
Merasuk dalam hati yang terluka 
Bagai angin yang menerpa

Menyapu seluruh jiwa dan raga
Membawa rasa sedih yang mendera 
Menyisakan luka yang tak terobati 
Tapi di hari kesediah ini 

Kita harus bersikap tegar 
Tak boleh menyerah tak boleh mengeluh 
Karena masih banyak harapan yang belum tercapai 
Jadi mari kita bangkit bersama 
Untuk menghadapi hari kesedihan ini 

Meski hati terluka dan sedih 
Tapi kita harus tetap tegar dan tangguh 
Mari kita bangkit bersama 
Untuk menghadapi hari kesedihan ini 
Dan jadikan ia sebagai semangat 
Untuk terus maju dan berjuang.

Aku Tidak Tahu Ini Rasa Cinta Atau Kebosanan

 Oleh : Muhammad Asrul Maulana


Seandainya, seandainya, seandainya

Perasaan ini bisa berbicara

Mengutarakan kata demi kata dengan lantang

Dan mulut sementara terdiam


Setiap manusia memiliki perasaan

Entah itu perasaan cinta atau benci

Aku tidak tahu perasaan ku yang mana

Antara cinta, benci, atau hanya diriku saja yang bermasalah


Yang satu punya perasaan 

Datang ketika butuh, dan tidak ada keseriusan

Yang satu punya perasaan

Tapi enggan untuk dikaitkan


Ini hati tempat merasakan

Fungsi lain juga merasakan cinta

Namun, tidak bagi Hati yang kumiliki

Tidak ada rasa, tidak terasa


Yasudahlah, melalui puisi ini kuputuskan

Semua yang terjadi, lalu lintas seseorang

Keluar masuknya dalam perasaan

Tidak berarti, apapun


Terdiam, fokus kedepan, dan berangan-angan

Dirimu hanya sebatang karang

Menjadilah mahal 

hingga semua orang bahkan tak mampu membelinya

You Call Me Asrul

Kenapa aku rapuh Kenapa aku tidak kompeten  Kenapa aku lambat dan pemalas Kenapa aku tidak memiliki kekuatan  Kenapa aku menjadi seperti ini...